Kamis, 31 Oktober 2019
25 CONTOH BADAN USAHA MILIK NEGARA INDONESIA (BUMN) Tugas Individu
TUGAS PRIBADI
1. PT
Pertamina
PT Pertamina (Persero)
menjadi salah satu contoh BUMN paling terkenal. Dulunya perusahaan ini dikenal
dengan nama Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara. Tugas Pertamina
adalah untuk mengelola penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia.
2. PT
Telekomunikasi Indonesia
PT Telekomunikasi
Indonesia (Persero) atau Telkom merupakan contoh BUMN yang bergerak di bidang
telekomunikasi. Telkom bertugas membangun dan meningkatkan layanan jaringan
komunikasi telepon nasional di seluruh Indonesia.
3. PT
Garuda Indonesia
PT Garuda Indonesia
(Persero) Tbk adalah maskapai penerbangan nasional Indonesia yang berstatus
BUMN. Garuda Indonesia menyediakan layanan transportasi penerbangan pesawat
baik secara domestik maupun internasional. Garuda Indonesia dikenal sebagai
salah satu maskapai penerbangan terbaik di dunia.
4. PT
Perusahaan Listrik Negara (PLN)
PT Perusahaan Listrik
Negara atau disingkat PLN merupakan salah satu contoh BUMN yang bergerak di
bidang energi listrik. Tugas PLN adalah mengurus ketersediaan energi listrik di
seluruh Indonesia, mulai dari pengadaan, perbaikan dan penanggulangan.
5. PT
Kereta Api Indonesia (KAI)
PT Kereta Api Indonesia
(Persero) atau disingkat PT KAI adalah salah satu BUMN yang bergerak di bidang
transportasi. Tugas utama PT KAI adalah menyelenggarakan jasa angkutan
transportasi kereta api secara nasional, baik angkutan barang atau penumpang.
6. PT
Bank Negara Indonesia (BNI)
PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dikenal sebagai salah satu BUMN di bidang
perbankan. Bank BNI dikenal sebagai salah satu bank nasional yang banyak
memiliki nasabah. BNI juga menjadi bank komersial tertua yang ada di Indonesia
sampai saat ini.
7. PT
Bank Mandiri
PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk merupakan salah satu jenis BUMN lainnya yang bergerak di bidang
keuangan dan perbankan yang dikelola pemerintah. Bank Mandiri dikenal sebagai
bank terbesar di Indonesia dilihat dari jumlah aset, pinjaman dan deposit bank.
8. PT
Bank Rakyat Indonesia (BRI)
PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI juga termasuk bank BUMN berikutnya.
Sebagai salah satu bank BUMN, bank BRI juga termasuk salah satu bank milik
pemerintah yang terbesar di Indonesia yang memiliki jutaan nasabah.
9. PT
Bio Farma
PT Bio Farma (Persero)
merupakan contoh BUMN yang ada di Indonesia yang bergerak di bidang kesehatan.
Tugas Bio Farma adalah memproduksi vaksin dan antisera. Bio Farma turut
berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk Indonesia.
10. PT
Dirgantara Indonesia
PT Dirgantara Indonesia
(Persero) adalah jenis BUMN yang berfokus di sektor dirgantara dan pertahanan.
Dirgantara Indonesia ini menjadi satu-satunya perusahaan pesawat terbang di
Asia Tenggara. Dulunya perusahaan ini dikenal dengan nama Industri Pesawat
Terbang Nusantara atau IPTN.
11. PT
Jasa Raharja
PT Jasa Raharja
(Persero) merupakan contoh Badan Usaha Milik Negara di sektor asuransi sosial.
Pertama kali didirikan sejak tahun 1961 lalu, perusahaan Jasa Raharja berfokus
pada penyediaan layanan asuransi sosial pada masyarakat Indonesia.
12. PT
Semen Indonesia
PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk menjadi contoh BUMN yang populer dan bergerak dalam produksi
semen. Dulunya dikenal dengan nama PT Semen Gresik, perusahaan ini menjadi
produsen semen terbesar di Indonesia. Semen Indonesia menjadi BUMN pertama yang
go public dan sahamnya dijual bebas. PT Semen Indonesia memiliki 4 anak
perusahaan yaitu Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa dan Thang Long Cement
Company.
13. PT Pegadaian
PT Pegadaian (Persero)
merupakan contoh BUMN dalam sektor jasa keuangan. Pegadaian bergerak bergerak
tiga lini bisnis perusahaan yaitu pembiayaan, emas dan aneka jasa. Slogan utama
Pegadaian adalah mengatasi masalah tanpa masalah.
14. PT
Bank Tabungan Negara (BTN)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN menjadi contoh BUMN
lain yang bergerak di bidang perbankan, selain bank BNI, bank BRI dan bank
Mandiri. Bank BTN juga menyediakan layanan perbankan dan memiliki jutaan
nasabah.
15.
PT Adhi Karya
PT
Adhi Karya (Persero) Tbk menjadi contoh Badan Usaha Milik Negara yang bergerak
di bidang konstruksi. Adhi Karya telah menjadi perusahaan publik dan didirikan
sejak tahun 1960. Fokus utama PT Adhi Karya adalah dalam berbagai proyek
pembangunan.
16.
PT Wijaya Karya
PT
Wijaya Karya (Persero) Tbk atau disingkat WIKA menjadi perusahaan BUMN yang
telah go public. Perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi. Spesialisasi PT
WIKA adalah konstruksi sipil, bangunan gedung, mekanikal elektrikal dan bidang
konstruksi lainnya.
17.
PT Waskita Karya
PT
Waskita Karya (Persero) Tbk merupakan jenis BUMN lainnya yang bergerak di
bidang konstruksi. BUMN ini juga telah menjadi perusahaan publik. Waskita Karya
sering melaksanakan proyek-proyek strategis nasional yang vital dan penting.
18.
PT Perusahaan Gas Negara
PT
Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau disingkat PGN merupakan contoh BUMN
yang khusus bergerak di bidang gas. Tugas dari PT PGN adalah melakukan
transmisi dan distribusi gas bumi serta mengolah sumber daya gas negara
19. PT
Angkasa Pura I dan II
PT Angkasa Pura (Persero) merupakan BUMN yang bergerak di sektor
transportasi. Tugas Angkasa Pura adalah memberikan pelayanan lalu lintas udara
dan bisnis bandar udara di Indonesia. PT Angkasa Pura I beroperasi di Indonesia
bagian tengah dan timur, sedangkan PT Angkasa Pura II beroperasi di Indonesia
bagian barat.
20. PT
Jasa Marga
PT Jasa
Marga (Persero) Tbk merupakan contoh BUMN di bidang konstruksi transportasi,
khususnya perusahaan jalan tol. Tugas utama PT Jasa Marga adalah membangun, menyelenggarakan
dan mengelola jalan tol sebagai jalur cepat transportasi.
21. PT
Pelabuhan Indonesia I-IV
PT
Pelabuhan Indonesia (Persero) atau disingkat PT Pelindo merupakan BUMN yang
bergerak pada jasa kepelabuhan. Pelindo bertugas mengelola jasa pelabuhan yang
ada di Indonesia. Terdapat 4 perusahaan PT Pelindo dari Pelindo I, Pelindo II,
Pelindo III dan Pelindo IV, masing-masing memiliki wilayah operasi sendiri.
22. PT
Pos Indonesia
PT Pos
Indonesia (Persero) adalah contoh BUMN yang bergerak di sektor perposan, kurir
dan jasa keuangan. Awalnya perusahaan ini berbentuk perusahaan umum (perum)
namun kemudian berganti menjadi perseroan terbatas. Terdapat ribuan kantor pos
yang dikelola di seluruh wilayah Indonesia.
23. PT PAL Indonesia
PT PAL Indonesia
(Persero) merupakan BUMN yang bergerak di insutri galangan kapal. Kantor pusat
dari PT PAL Indonesia terletak di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan utamanya
adalah memproduksi kapal perang dan
kapal niaga, memberikan jasa perbaikan dan pemeliharaan kapal serta rekayasa
umum dengan spesifikasi tertentu.
24. PT
Kimia Farma
PT Kimia
Farma (Persero) Tbk adalah jenis BUMN yang telah menjadi perusahaan publik.
Kimia Farma bergerak di sektor farmasi. Perusahaan ini dikenal sebagai
perusahaan farmasi pertama yang berdiri dalam sejarah Indonesia sampai
sekarang.
25. PT
Pindad
PT Pindad (Persero) merupakan salah satu contoh BUMN yang lebih berfokus
pada bidang pertahanan. Pindad menjadi perusahaan industri dan manufaktur yang
bergerak dalam pembuatan produk militer dan komersial yang ada di Indonesia.
Itulah
daftar BUMN yang ada di Indonesia yang berasal dari berbagai bidang, mulai dari
sektor ekonomi, keuangan, perbankan, jasa, transportasi, konstruksi, layanan
telekomunikasi, energi, minyak bumi dan gas, pelabuhan, pesawat, kesehatan dan
farmasi dan lain-lain.
Selasa, 29 Oktober 2019
PENGANTAR MANAJEMEN
a.
Pengertian
manajemen menurut etimologis :
Kata
manajemen berasal dari bahasa inggris, "Manage" yang memiliki arti
mengelola/mengurus, mengendalikan, mengusahakan dan juga memimpin.
"Manajemen adalah
sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara
bekerja secara bersama sama dengan orang - orang dan sumber daya yang dimiliki
organisasi."
Manajemen
erat kaitannya dengan organisasi. Karena organisasi adalah salah satu kumpulan
anggota masyarakat. Kata “organisasi” ini kita bias gambarkan pada tubuh
manusia. Organ tubuh manusia disusun rapi antara anggota tubuh yang satu dengan
anggota tubuh yang lain oleh urat. Anggota tubuh manusia melaksanakan tugasnya
masing-masing misalnya kaki mengantar, tangan mengambil, mata melihat, telinga
mendengar, gigi menggigit, tetapi semua diarahkan oleh hati dan pikiran.
b.
Pengertian
Manajemen Menurut Para Ahli :
1.
George
R. Terry :
“Suatu perencanaan,
pengorganisasian, pergerakan, pengendalian dengan menggunakan ilmu dan seni
dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu”.
2.
Mary
Parker F :
"Definisi
Manajemen merupakan ilmu sekaligus seni, manajemen adalah wadah didalam ilmu
pengetahuan, sehingga manajemen bisa dibuktikan secara umum kebenarannya."
3.
Mary
P. Follet :
“Seni dalam
menyelesaikan sesuatu melalui orang lain”.
4.
Harold
Koontz & Cyril O’Donnel :
“Usaha mencapai suatu
tujuan melalui orang lain”.
Selain Pengertian
diatas, manajemen juga diartikan dalam berbagai istilah, Yaitu :
a)
Manajemen
sebagai Proses Kegiatan, yaitu suatu rangkaian kegiatan
yang dimulai dari kegiatan perencanaan, melaksanakan serta mengkoordinasikan
apa yang direncanakan dan mengawasinya.
b)
Manajemen
sebagai Ilmu & Seni, yaitu sebagai upaya pencapaian
tujuan dengan pendekatan berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah. Komponen kaidah
ilmiah, yaitu : Kumpulan Pengetahuan tertentu
yang diuji dan dibuktikan.
Sedangkan
manajemen sebagai Seni, yaitu sebagai pendekatan
pencapaian tujuan yang dipengaruhi kekuatan pribadi, yaitu : bakat dan karakter
pelaku manajemen, terutama dari sumber manajer atau pimpinan.
c)
Manajemen
sebagai Profesi, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh sejumlah atau manajer
dengan menggunakan keahlian tertentu.
d)
Manajemen
Sebagai Kumpulan Orang Untuk Mencapai Tujuan, yaitu
kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih, secara Kooperatif dalam organisasi.
1.2
Fungsi
Manajemen, Jenis dan Peran Menejer
a.
Fungsi Manajemen
Fungsi
manajemen adalah serangkaian kegiatan yang dijalankan dalam manajemen
berdasarkan fungsinya masing-masing dan mengikuti satu tahapan-tahapan tertentu
dalam pelaksanaannya.
Fungsi
manajemen menurut George R. Terry dibedakan atas 4 (empat) fungsi, yaitu :
a.
Fungsi
Perencanaan (Planning), yaitu kegiatan untuk menentukan
tujuan yang diinginkan dicapai dan mengambil langkah-langkah atau kegiatan guna
mencapai tujuan tersebut.
b.
Fungsi
Pengorganisasian (Organnizing), yaitu kegiatan
pemberian perintah, pengalokasian sumber daya serta pengaturan kegiatan secara
terkoordinasi kepada individu dan kelompok untuk menerapkan rencana.
c.
Fungsi
Penggerakkan (Actuating), yaitu kegiatan menumbuhkan semangat
atau motivasi untuk bekerja mencapai tujuan.
d.
Fungsi
Pengawasan (Controlling), yaitu kegiatan menilai apakah
kegiatan organisasi sudah sesuai dengan rencana yang ditetapkan sebelumnya.
b.
Jenis Menejer
Berdasarkan
tingkatan tanggung jawab, Jenis Menejer dibedakan atas :
a)
Top
Manager (Menejer Pucak)
Tanggung jawab :
Ø Menciptakan
kondisi untuk perubahan
Ø Mengun
rasa tanggung jawab
Ø Menciptakan
budaya positif organisasi
b)
Middle
Manager (Menejer Madya)
Tanggung jawab :
Ø Menetapkan
tujuan sesuai rencana dan saran dari Top Menejer
Ø Mengalokasikan
sumber daya
Ø Mengawasi
dan mengelola kinerja unit-unit
Ø Menetapkan
strategi Top Menejer
c)
Low
First Line (Menejer Bawah)
Tanggung jawab :
Ø Mengelola
kinerja karyawan tingkat bawah
Ø Melatih
karyawan bekerja
Ø Membuat
jadwal rinci beroperasi berdasarkan rencana jangka pendek
d)
Karyawan
atau pegawai
Tanggung jawab :
Ø Operasional
atau pelaksana.
Untuk dapat melaksanakan
Fungsi-Fungsinya Manajemen, maka
diperlakukan beberapa keahlian menejer, yaitu :
a.
Keahlian
Teknis (Technical Skills), yaitu :
Keahlian mengerjakan
pekerjaan spesifik tertentu
b.
Keahlian
Berkomunikasi dan berinteraksi (Human Relation Skills),
yaitu :
Keahlian memahami
melalui berbicara dan melakukan interaksi melalui bergaul dengan berbagai
jenis orang (berorganisasi, memotivasi dan meyakinkan orang)
c.
Keahlian
mengambil keputusan (Decision Making Skills), yaitu :
Keahlian
mengidentifikasi masalah dan mengambil suatu solusi pemcahan..
d.
Keahlian
konseptual (Conseptual Skills), yaitu :
Keahlian berpikir
abstrak, sistematis, memprediksi masa depan.
e.
Keahlian
mengelola waktu (Time Managament Skills), yaitu :
Keahlian memanfaatkan
waktu secara efisien dan efektif.
f.
Keahlian
manajemen global (Global Managament Skills), yaitu :
Keahlian berpikir
lintas Negara.
g.
Keahlian
Teknologi (Tecnological Skills), yaitu :
Keahlian dalam
mengikuti dan menguasai perkembangan teknologi yang terjadi.
c.
Peran Menejer
Pendapat Mintzberg
a.
Antar Pribadi
Tokoh Perusahaan dan Pemimpin Lembaga (Figurehead)
Tugas-tugas seremonial :
ü Memberi sambutan
ü Memresmikan kantor atau kegiatan tertentu.
b.
Sumber Informasi
ü Pengamat (Pemantauan) : mengamati lingkungan untuk
informasi
ü Penyalur : membagi informasi kepada lingkungan
organisasi
ü Juru bicara : membagi informasi dengan lingkungan di
luar organisasi.
c.
Peran Pengambil Keputusan
ü Wirausahawan : Menyesuaikan diri dengan bawahan terhadap perubahan yang
meningkat
ü Pemecahan masalah : mengambil keputusan atas masalah
yang dihadapi
ü Pengalokasian sumber daya : memutuskan siapa
memperoleh sumber daya apa
ü Ahli negosiasi : melakukan tugas merundingkan
berbagai hal yang menyangkut organisasi (kedalam dan keluar).
DOWNLOAD MATERI KLIK DISINI
DOWNLOAD MATERI KLIK DISINI

































